RizkyTM

Just Me

06 May 2015

GAGASAN TOKOH PENDIDIKAN MUSIK

Musik seperti yang telah kita kenal selama ini adalah berupa bunyi. Musik tidak berwujud atau berbentuk, tidak dapat disentuh maupun diraba. Musik hanya dapat kita nikmati dengan menggunakan indera pendengaran karena musik berupa suara atau bunyi.
Musik termasuk salah satu cabang seni yang masuk dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. Pendidikan seni musik tidak hanya dikenalkan pada usia sekolah saja, tetapi sejak lahir manusia belajar musik. Bahkan banyak penelitian yang menyatakan bahwa manusia mengenal musik sejak dalam kandungan.
Seperti yang telah saya sampaikan diatas, musik pada dasarnya adalah bunyi. Jadi pelajaran musik adalah pelajaran mengenai bunyi.
Beberapa tokoh mengemukakan teori tentang pengajaran musik, diantaranya:
  1. Jean Jacques Rousseau (1712-1778), dalam bernyanyi, kita haruslah membangkitkan kepekaan murid terhadap irama dan harmoni. Rousseau menyadari bahwa kesanggupan belajar anak-anak tidak sama dengan orang dewasa. Oleh sebab itu, ia menganjurkan agar anak-anak dibiarkan berkembang secara wajar dan tidak dipaksakan. Hendaknya pengajaran musik mampu menciptakan suasana gembira di kalangan anak-anak.
  2. Pierre Galin (1786-1822), Aime Paris(1798-1866), Emile Cheve (1804-1864), beberapa segi pengajaran musik yang dapat disimpulkan dari gagasan mereka ini adalah sebagai berikut: a). Irama dan nada dipelajari sendiri-sendiri (terpisah), b). Nada dipelajari dari sudut hubungan antarnada, bukan dari nada mutlak. c) Latihan nada permulaan menanamkan ingatan murid untuk tangganada Mayor. murid diarahkan untuk melihat hubungan angka1 sampai dengan 7, dengan nada solmisasi. d) Setelah pola tangganada ini dikuasai ia dapat diterapkan kepada bermacam-macam interval. e) Setelah notasi angka ini dikuasai, dipindahkan ke notasi balok dengan bermacam-macam posisi untuk tonika. f) Latihan dikte diberikan teratur untuk menulis dan membaca.
  3. Emile Jaques Dalcoze (1865-1950), Pelajaran teori musik haruslah diberikan melalui bunyi itu sendiri.
Selain tokoh-tokoh diatas yang menuangkan gagasan pengajaran musik, masih ada banyak lagi seperti Zoltan Kodaly, Carl Orff dll. Tujuan para tokoh tersebut adalah mencari metode yang mudah dalam pengajaran seni musik, dan akhirnya sampai sekarang kita kenal istilah solmisasi, notasi angka, dan lain sebagainya.
Daftar Pustaka: Buku Musik IV, 1981.

No comments:

Post a Comment