RizkyTM

Just Me

03 January 2019

Yuk Pakai Software Ori yang Legal (Saatnya Berbenah)

Mengenal komputer dari jaman saya kuliah tahun 2002. Berbekal komputer punya teman kost yang kemudian atas seijin yang punya saya mulai belajar instal program, utak atik hardware dll.
Saat kuliah dulu ada tempat khusus software yang menyediakan berbagai macam software dengan sistem sewa. Jadi sifatnya hanya pinjam, copy atau instal kemudian dikembalikan lagi. Jaminannya tentu hanya berbekal KTM yang selama saya kuliah fungsinya lebih banyak untuk sewa CD rentalan. Hahahahha... memprihatinkan memang...
Seiring berjalannya waktu akhirnya bisa membeli sendiri dari yang cuma pentium 3 sampe sudah ganti beberapa kali. Seperti cerita saya diatas bahwa software yang beredar dan yang saya pakai sendiri kebanyakan adalah software ilegal atau bajakan. 
Alasan antara kebutuhan dan keuangan yang memang tidak mendukung, jadi selama ini saya masih mengunakan software bajakan. 
Kalau ditanya boleh tidaknya, tentu yang namanya bajakan adalah sesuatu yang sifatnya tidak dibenarkan apapun alasannya. Tidak perlu saya jelaskan lagi arti pembajakan, yang pasti ada kaitannya dengan pencurian hak karya cipta.

Tahun 2019 ini saya kembali tergelitik mencoba mencari informasi mengenai penggunaan software untuk PC atau laptop. Entah mengapa saya merasa bersalah saat menggunakan laptop saya. Munculah niat untuk menggunakan software asli dengan harapan agar tidak ada rasa bersalah kepada penciptanya terlebih kepada Pencipta yang menciptakan software tersebut (eeeaaakk... belibet bahasanya hheehehhehe).


Mulai dari browsing harga OS Windows 10 yang saya rasa ini yang harus diprioritaskan, karena ibaratnya adalah tempat atau wadah untuk software-software yang lain.
Saya buka web resmi dari windows dan jreeeeeng... ternyata untuk harga saat ini (Januari 2019), windows home (khusus 1 user) harganya resmi Rp. 2.599.999,- sedangkan untuk windows pro yang FPP seharga Rp. 3.799.999,-. Bujug... untuk kantong pas-pasan sekelas saya harga segitu bener-bener bukan harga yang sedikit. Sempet sebelumnya browsing-browsing ke olshop, perbandingan harganya gak masuk diakal. Setelah browsing sana sini ternyata kebanyakan di olshop menjual windows ori atau licensi yang ternyata juga ilegal. Kalau dilihat dari perbandingan harga yang cukup jauh terus terang saya ragu legal atau tidaknya. 

Banyak yang saya jadikan pertimbangan saat menentukan membali software original dan legal. 
  1. Hampir setiap hari saya menggunakan laptop untuk bekerja
  2. Saya sering membuat karya dimana saya tau persis bagaimana rasanya hasil karya kita disalahgunakan orang lain.
  3. Saya mendapatkan penghasilan tambahan dengan menggunakan teknologi dan dari internet (youtuber kecil-kecilan) sehingga tidak ada alasan saya untuk tidak bisa menyisihkan sebagian penghasilan untuk melakukan perubahan walau kecil.
Untuk mengetahui windows yang anda gunakan ori atau tidak, silakan cek melalui cmd dan ketik slmgr -dli

Memang langkah saya masih jauh dari kata berbenah, tetapi setidaknya mengawali sedikit lebih baik daripada tidak sama sekali. 
Saya bisa membayangkan dan menghitung berapa kerugian pencipta software-software yang dibajak. Tentunya masing-masing software berbeda harganya (saya sendiri menghitung software apa saja yang saya gunakan, dan menghitung akumulasi harganya).
Silakan anda coba lihat kembali dan menghitung harga dari setiap software yang anda gunakan dan  silakan jumlahkan.

Saya hanya mencontohkan apa yang saya rasakan saat video saya di reupload orang lain tanpa ijin, rasanya tidak rela. Jadi, saya pun harus berbenah untuk menggunakan software yang open source ato free (kalo gak males lain kali akan saya share software apa saja yang bener-bener free 😁)


Informasi Harga Windows 10 silakan ikuti tautan >>>  Link Resmi Microsoft

No comments:

Post a Comment